Akhirnya Ia Berangkatkan Ibu Berhaji

Catatan Eko Prasetyo


Ilustasi: glestradio.com
Posisinya lumayan mentereng saat itu: kepala bagian di sebuah institusi. Ia teman karib saya. Kami berkenalan pada akhir 2005 dan kemudian menjalin persahabatan.
Di sela kesibukan masing-masing, kami masih menjalin komunikasi. Namun, karena kesibukan pula, kami menjadi jarang bertukar kabar.
Setelah sekian lama tak mendengar kabar, saya menerima pesan singkat darinya. Isinya pendek. Ia bilang ingin keluar dari tempatnya bekerja. Tentu saja saya sangat terkejut. ”Mengapa?” tanya saya membalas pesan singkatnya.

”Saya sangat ingin memberangkatkan ibu ke Tanah Suci. Naik haji,” balasnya. Saya mengatakan ingin bertemu dengannya saat itu. Penasaran.
Kami janjian bersua di kantor saya. ”Mustahil buat saya bisa menghajikan ibu dengan penghasilan saya saat ini,” ia membuka percakapan.
”Bukannya sampeyan seorang pimpinan. Gajinya kan pasti lumayan?” tanya saya.
”Betul, tapi saya mesti membagi buat keperluan istri dan anak. Kalau harus menabung, waktunya pasti sangat lama dan belum tentu ibu saya bisa dipastikan segera naik haji. Padahal, usianya saat ini sudah tua, 65 tahun,” jawabnya diplomatis.
Saya bisa memaklumi. Namun, diam-diam saya kagum dengan keteguhannya. Ia akhirnya membuktikan ucapannya, yaitu meninggalkan dari zona nyaman dan penghasilan tetap sebagai seorang pegawai level pimpinan.
Tetapi, saya lagi-lagi dibikin terkejut. Saat menanyakan rencana selanjutnya untuk bekerja, ia menjawab: ”Agen asuransi!” Jawaban ini saat itu saya nilai tak masuk akal. Apalagi, ia berniat memberangkatkan ibundanya untuk pergi beribadah haji di Tanah Suci. ”Sampeyan serius?” saya seolah belum percaya. Ia mengganggukkan kepala.
Memang agen asuransi adalah salah satu profesi yang bisa melejitnya seseorang menjadi jutawan. Bonus besar, jenjang karir, dan jalan-jalan ke luar negeri mungkin sudah menjadi sesuatu yang jamak pada pekerjaan ini. Tak heran, tawaran untuk menekuni profesi itu agak sulit untuk dilewatkan. Akhirnya, saya mafhum dengan keputusan sahabat saya tersebut.
Setelah sekian lama, akhirnya saya mendapat kabar bahwa ia telah mendaftarkan ibunya melalui biro haji milik pemerintah. Sukar dipercaya, namun ia benar-benar membuktikannya.
”Inilah keinginan saya sejak lama,” tuturnya dalam pertemuan terakhir kami di Surabaya. Saya yakin itu tidak sekadar hasil dari doa dan keinginannya yang kuat selama ini. Kerja keras dan keuletannya sebagai agen asuransi turut mendongkrak keberhasilannya.
Dream come true. Ia mampu mewujudkan impiannya yang terpendam. Lebih dari itu, ia membuktikan bahwa siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil. Man jadda wa jadda!

Surabaya, 9 April 2013

1 komentar:

tandy junaedi mengatakan...

Informasi Kontes SEO untuk para blogger gan.. Ada 4 kontes SEO yang bisa diikuti, tanpa dipungut biaya sama sekali (gratis) dan tidak ada batasan untuk peserta (umur, status, maupun pekerjaan).

*Kontes seo Rgo Poker www.kontes-seo-rgopoker.net / www.kontes-seo-rgopoker.com. Total hadiah 32.jt
12 januari 2014 - 12 maret 2014

*Kontes seo Afa Togel www.kontes-seo-afatogel.com/ Total hadiah 25.jt
18 januari 2014 - 18 maret 2014

*Kontes seo Batik Poker www.kontes-seo-batikpoker.com/ Total hadiah 32.jt
22 januari 2014 - 22 maret 2014

*Kontes seo Eyang Togel www.kontes-seo-eyangtogel.com/ Total hadiah 25.jt
26 januari 2014 - 26 maret 2014

info lebih lengkap masuk aja ke situsnya